Oleh: Michael | Februari 27, 2010

Memelihara Ikan


black ghost

I. PENDAHULUAN
Ikan Black Ghost (Apteronotus albofrons), berasal dari sungai Amazone, Brazil, Amerika Selatan. Ikan ini dikenal juga dengan sebutan ikan setan (ikan hantu), namun julukan ini sebenarnya kurang tepat, karena penampilan ikan hias ini tidak menakutkan, tetapi justru mempesona penggemarnya.
Jenis ikan hias Black Ghost saat ini banyak dibudidayakan oleh petani ikan hias di DKI Jakarta. Sedangkan pemasaran ikan ini selain di dalam negeri juga merupakan jenis ikan yang diekspor dan harganyapun cukup tinggi.

II. PEMIJAHAN
Pemilihan Induk.Induk yang baik untuk dipijahkan adalah ikan yang sehat dan sudah dewasa, berumur kurang lebih 1,5 tahun dengan ukuran panjang badan antara 7 – 8 inchi (20 – 30 cm).- Induk yang sehat dapat ditandai dengan warna tubuh yang cerah, bersih, tidak cacat serta gerakannya lincah (aktif).
Perbedaan Jantan dan betina.Induk betinaIkan betina mempunyai dagu pendek, badannya gemuk dan lebih besar dengan ukurannya lebih pendek daripada ikan jantan.Induk JantanIkan Jantan mempunyai dagu panjang dan rata (lurus) dengan badan panjang dan lurus.
Cara PemijahanPemijahan dapat dilakukan dengan dua macam cara yaitu :

a. Set Pasang.
Pemijahan dengan cara set pasang dilakukan di akuarium ukuran 100 x 50 x 40 Cm dapat diisi dengan 7 ekor induk dengan perbandingan 3 induk jantan dan 4 ekor induk betina.

b. Set Massal.
Pada pemijahan set massal, black ghost dipijahkan dalam kolam atau bak fiber glass dengan ukuran panjang 2,5 x 1,5 x 0,5 m. Ke dalam kolam atau bak fiber tersebut dapat diisi 20 ekor induk black ghost dengan perbandingan 8 induk jantan dan 12 induk betina.pH air yang ideal untuk pemijahan ikan adalah sekitar 6,6 tetapi ikan ini akan berkembang dengan baik pada pH 6 – 7.

c. Perlengkapan untuk pemijahan.
Tempat persembunyianTempat persembunyian merupakan salah satu perlengkapan penting yang dibutuhkan dalam pemijahan ikan black ghost. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan ikan black ghost yang menyukai suasana gelap. Sebaliknya balck ghost akan keluar dari tempat persembunyian. Ukuran tempat persembunyian disesuaikan dengan ukuran induk black ghost. Jenisnya dapat berupa pipa pralon, batu bata, atau genteng.
AeratorPenggunaan aerator adalah untuk menambah ketersediaan oksigen di dalam air.
Tempat untuk bertelur.Untuk tempat bertelur dapat digunakan bahan pakis atau ijuk yang telah ditata rapi.

d. Perawatan induk yang dipijahkan.
Suhu air selama masa pemijahan harus selalu dipertahankan yaitu berkisar anatara 26 sampai dengan 28 derajat Celcius dengan kisaran pH antara 6 – 7.
Jenis pakan untuk induk black ghost, yaitu cacing darah (blood worm) dan jentik nyamuk (larva nyamuk).
Cacing darah dapat diberikan dalam keadaan hidup atau beku. Sementara pemberian jentik nyamuk berfungsi untuk mempercepat penuaan sel telur. Saat proses pemijahan sebaiknya black ghost jangan diberikan cacing sutera karena kadar lemaknya yang tinggi. Jumlah pakan yang diberikan 3 – 4 %.
Penggantian air akuarium/bak pemijahan dilakukan dengan cara disipon/disedot sebanyak 1/3 bagian dari jumlah air keseluruhan.

III. PEMINDAHAN TELUR
Bersamaan dengan dimulainya kegiatan pembenihan maka perlu disiapkan akuarium untuk menampung akar pakis yang telah berisi telur.
Pengambilan pakis yang berisi telur dari kolam pemijahan dilakukan pada pagi hari setelah pada malam harinya induk jantan dan betina mengeluarkan sperma dan telurnya.

IV. PEMELIHARAAN BENIH
Dalam waktu 3-4 hari telur black ghost akan menetas. Telur yang tidak menetas atau membusuk sebaiknya segera disipon atau dibuang agar tidak mengganggu kelangsungan hidup ikan yang baru menetas.

Anak black ghost yang baru menetas mula-mula berwarna putih dan seperti lendir. Dengan bertambahnya umur aanak black ghost akan berubah warna dari putih menjadi hitam. Perubahan warna ini juga diikuti dengan menghilangnya lendir dari tubuhnya.
Setelah berumur satu minggu, anak black ghost telah berwarna hitam.
Anak black ghost yang masih berukuran kecil diberi pakan kutu air atau artemia.

V. PEMBESARAN
Untuk pembesaran dapat dilakukan di aquarium ukuran 100 x 35 x 50 cm dan dapat diisi anak black ghost yang baru menetas 3-4 hari sebanyak 200 – 250 ekor.
Air yang digunakan sebaiknya air yang telah diendapkan selama sehari semalam.

Kualitas air selama pembesaran harus diperhatikan seperti halnya pada saat pemijahan.
Pada akuarium pembesaran diberikan perlengkapan aerator dan tempat persembunyian.
Dari usaha pembesaran, black ghost biasanya dipanen saat mencapai 2-3 inchi.

rainbow


Ikan Rainbow merupakan jenis ikan hias yang banyak diminati masyarakat karena jenis ikan ini juga dapat merupakan komoditi eksport. Ada 2 jenis rainbow yang cukup terkenal yaitu rainbow Irian (Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina ladigesi ahl Rainbow Irian warna dasarnya keperak-perakan dengan warna gelap metalik sedangkan rainbow Sulawesi warna dasarnya kuning zaitun, dengan warna bagian bawah kuning jenis ikan ini termasuk ikan bertelur dengan menempelkan telur pada tanaman air. Kwalitas air yang diperlukan untuk kehidupan jenis ikan ini yaitu temperatur air 23 – 26 ° C. Ph. air sebaiknya diatas 7. Jenis ikan ini dapt hidup dan berkembang-biak dalam aquarium maupun bak semen. Ikan ini sudah dapat memijah setelah berumur + 7 bulan dalam ukuran 5 – 7 cm. Makanan yang biasa diberikan dalam pemeliharaan ikan ini yaitu kutu air, cacing zambut atau cuk. Supaya ikan dapat tumbuh dengan baik selama pemeliharaan bertelur, air harus klop memenuhi persyaratan dan dilakukan penggantian air + 1 minggu 1 kali

molly

Seputar BUDIDAYA IKAN HIAS (LIVE BEARER)1. PENDAHULUAN
Ikan hias cukup dikenal oleh masyarakat sebagai hiasan aquarium. Perkembangan ikan hias di Indonesia mengalami kemajuan yang terus meningkat, terutama ikan hias air tawar asli Indonesia. Dari sekianbanyak jenis ikan hias, tidak semuanya telah dapat dibudidayakan. Dalammenternakkan ikan hias harus diperhatikan bahwa masing-masing jenis mempunyaisifat dan kebiasaan hidup yang berbeda-beda, misalnya dalam cara pemijahan,bertelur ataupun menyusun sarangnya. Cara perkembangbiakkan ikan hias ada beberapa macam:
1) Ikan-ikan hias yang beranak.
2) Ikan-ikan hias yang bertelur berserakan.
3) Ikan-ikan hias yang meletakkan telurnya pada suatu subtrat.
4) Ikan-ikan hias yang menetaskan telurnya dalam sarang busa.
5) Ikan-ikan yang mengeramkan telurnya di dalam mulut.
Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai cara-cara pemeliharaan ikanhias yang beranak (live bearer), misalnya:
1) Ikan Guppy (Poecilia reticulata Guppy)
2) Ikan Molly (Poelicia latipinna Sailfin molly)
3) Ikan Platy (Xiphophorus maculatus Platy)
4) Ikan Sword tail (Xiphophorus helleri Sword tail)
2. CIRI-CIRI INDUK JANTAN DAN BETINA
1) Induk Jantan
a. Mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut)yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yangpanjang.
b. Tubuhnya rampaing.
c. Warnanya lebih cerah.
d. Sirip punggung lebih panjang.
e. Kepalanya besar.
2) Induk Betina
a. Dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa siriphalus.
b. Tubuhnya gemuk
c. Warnanya kurang cerah.
d. Sirip punggung biasa.
e. Kepalanya agak runcing.
3. HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMELIHARAAN
1) Air yang diperlukan adalah ari yang cukup mengandung Oksigen (O2)dan jernih.
2) Suhu air berkisar antara 15 ~ 270C.
3) pH yang disukai agak sedikit alkalis, yaitu berkisar 7 ~ 8.
4) Makanan yang diberikan dapat berupa makanan alami (cuk, cacing,kutu air) dan makanan buatan, diberikan secukupnya.
4. TEKNIK PEMIJAHAN
1) Pemilihan indu. Pilihlah induk yang berukuran relatif besar,bentuk tubuh yang mengembung serta mempunyai warna yang indah.
2) Induk-induk yang telah dipilih dimasukkan dalam satu bak untukbeberapa pasang induk. Namun apabila menghendaki keturunan tertentu dapatpula dilakukan dengan cara memisahkan dalam bak tersendiri sepasang- sepasang.
3) Bak-bak pemijahan harus dikontrol setiap hari. Setelah lahir,anak-anak ikan harus cepat-cepat diambil dan dipisahkan dari induknya agar tidakdimakan oleh induknya.
5. PERAWATAN BENIH
1) Anak-anak ikan yang baru lahir belum membutuhkan makanan, karena masih mengandung kuning telur (yolk egg). Setelah 4 ~ 5 hari anakikan baru dapat diberi makanan berupa kutu air yang sudah disaring, ataukuning telur yang telah direbus dan dihancurkan.
2) Setelah mencapai ukuran medium (2 ~ 3 cm) dapat diberikan makanan cacing, kemudian setelah mencapai ukuran dewasa (5 ~ 7 cm) dapatdiberi makanan cuk.
3) Disamping makanan alami dapat pula diberi makanan tambahan berupa cacing kering, agar-agar dll.
4) Pemberian makanan sebaiknya 2 kali sehari, hendaknya janganberlebihan, karena dapat menyebabkan pembusukan yang dapat meerusak kualitasair.
5) Pergantian air. Air dalam bak atau aquarium jangan sampaikotor/keruh, karena dapat menyebabkan kematian anak ikan. Kotoran dapatdibersihkan setiap 2 ~ 3 hari sekali dengan cara disiphon, air yang terbuangpada waktu penyiphonan sebanyak 10 ~20% dapat diganti dengan air yang baru.
6. PENUTUP
Budidaya ikan live bearer ini sangat mudah dan mempunyai tingkat keberhasilan yang tinggi. Untuk satu pasang ikan dapat menghasilkan50 sampai 100 ekar ikan untuk satu kali pemijahan, dengan harga perekorRp. 25,- sampai Rp. 75,-. Jenis ikan ini juga merupakan ikan hias yang dapatdi eksport misalnya: ikan Guppy. Dengan teknik pemeliharaan yang tepat danketekunan yang tinggi akan didapat hasil dengan warna yang sangat indah.

lobster

1. Cherax quadricarinatus (red claw)

Cirinya memiliki capit dengan ujung yang berwarna merah khususnya untuk yang jantan. Dari nama latinnya, quadricarinatus yang mempunyai arti empat buah lunas, quadric = empat, carinatus = carinae, bentukan menyerupai lunas.Lobster ini banyak dijadikan untuk makanan dan di tempat asalnya di Queensland Utara dijadikan makanan untuk penduduk disana.

2. Cherax destructor

Cherax destructor merupakan jenis lobster air tawar yang paling dikenal diantara 100 jenis lobster ait tawar yang hidup di Australia. Mereka bisa dijumpai mulai dari daerah New South Wales hingga diselurah dataran benua Australia. Sebaran yang luas menyebabkan mereka mampu beradaptasi mulai dari daerah dingin di danau-danau berair dingin pegunungan Snowy, hingga daerah beriklim panas.Cherax destructor boleh dikatakan merupakan makanan orang suku asli Australia (aborigin). Setidaknya hal tersebut telah dilakukan sejak 28.000 tahun lalu, berdasarkan temuan-temuan arkeologis setempat.

Pada umumnya C. destructor dijumpai di danau-danau, rawa rawa, billabong, bendungan, saluran irigasi, dan juga disungai-sungai. Mereka termasuk tahan banting. Pada musim kering mereka akan bertahan hidup dengan cara membuat luband didalam tanah. Bahkan mreka mampu membuat lubang hingga kedalaman 5 meter. Paa saat musim penghujan mereka kemudian keluar untuk mencari makan, memijah dan bermigrasi.

Di habitat asalnya, C destructor kadang-kadang disalahkan sebagai penyebabnya runtuhnya bendungan. Hal ini biasanya terjadi apabila dinding bendungan tersebut kurang dari 2 meter, dan sering terjadi perubahan permukaan air, seperti biasa terjadi di sawah. Meskipun demikian kejadian demikian jarang dijumpai pada dam-dam yang ketebalan dindingnya lebih dari 6 meter.

3. Procambarus clarkii

Procambarus calrki berasal dari daerah Amerika Utara, di Louisiana Lobster ini mempunyai warna tubuh dominan merah. Oleh karena itu mereka sering disebut sebagai red swamp crayfish. Lobster dewasa berwarna merah gelap, sedangkan yang masih muda berwarna merah kekelabuan. Untuk ukuran dewasa bisa tumbuh hingga mencapai panjang 20cm.
Red swap crayfish diketahui mempunyai toleransi lebar terhadap salinitas air, oleh karena itu mereka bisa dijumpai baik di air tawar maupun air payau. Binatang ini suka membuat lubang pada tepi sungai, rawa, dan tanggul saluran irigasi.Jenis crayfish ini di daerah asalnya dijadikan sebagai menu santapan Cajun dan merupakan basis aquacultur di daerah Louisina yang menguntungkan. Mereka juga telah diperkenalkan keluar daerah asalnya untuk dibudidayakan.

Red swamp crayfish bersifat sangat agresif, teritorial, dan rakus, sehingga mereka bisa menjadi ancaman bagi hewan lain yang memanfaatkan sumberdaya yang sama. Mereka bahkan mampu bersaing dengan jenis-jenis crayfish lokal.bSebuah penelitian di Spanyol menunjukkan bahwa mereka mampu mengubah komunitas tumbuhan pada suatu lahan basah disana. Oleh karena itu introduksi mereka ke daerah baru perlu diperhatikan dengan seksama. Ada sebuah peringatan bahkan pernah dikeluarkan agar Red swamp crayfish, jangan sampai masuk ke Australia, karena akan dapat menyaingi jenis crayfish asli yang ada di negara tersbut.

I. Memulai budidaya Lobster Air tawar

Lobaster air tawar yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat indonesia adalah jenis Red Claw. Lobster ini dapat digunakan sebagai ikan hias atau untuk konsumsi.
Budidaya ke arah pemanfaatan Lobster sebagai konsumsi ini lah yang kita harapkan dapat memberikan keuntungan dalam segi pengadaan benih atau pembesaran.

Untuk pemula, bisa mulai memelihara lobster dari ukuran benih 2″ atau ukuran indukan 4″ keatas. Ada beberapa rekan-rekan yang mulai memelihara lobster dari ukuran 2″ dulu dalam sekala kecil (Aquarium). Hal ini bertujuan :
1. Dengan modal yang ringan kita dapat memulainya.
2. Deangan Aquarium kita bisa mengamati tingkah/ perilaku lobster. Mulai dari cara makan, makanan yang bisa diberikan, proses molting (ganti kulit) dan perilaku lobster lainnya.
3. Sering kali untuk pemula, terutama yang baru pertama mencoba memelihara lobster, akan menemui lobsternya mati karena beberapa hal yang belum kita mengerti. Kalau kita pertama memelihara dalam ukuran 4″ up atau indukan, bila mati akan mengalami kerugian yang lebih besar dari pada kalau kita memulai dari yang 2″.
4. Sambil mengamati / belajar, kita bisa mencari sumber informasi untuk mencari indukan yang berqualitas dengan harga yang terjangakau.
5. Setelah satu bulan atau lebih mengamati karakteristik lobster dan kita yakin untuk dapat membudidayakannya, sebaiknya kita mencari indukan yang baik untuk kita kawinkan.

piranha

Ikan ini terkenal sangat ganas – agresif dan pemakan daging. Banyak terdapat di sepanjang batang Sungai Amazone.
Kebanyakan mengalir dalam batang sungai itu di sepanjang daerah Brazilia dan Venezuela. Banyak jenisnya. Yang paling agresif ialah yangberukuran sedang. Rata-rata beratnya antara 600 sampai 700 gram. Ada juga yang satu kg – tetapi jarang. Bahkan ada yang besar dan beratnya sampai 5 kg. Tetapi yang paling terkenal ganas dan agresifnya adalah yang berbadan sedang – antara 600 sampai 700 gram itu.
Ikan piranha,lainnya dari ikan jenis lain – memiliki gigi runcing dan tajam – ada kemiripan dengan gigi ikan hiu – cucut. Badan bagian bawahnya – sepanjang perutnya – berwarna merah dan ada yang berjenis bermata-merah.
Ikan piranha ini yang termasuk jenis agresif dan ganas ini biasanya bergerombolan – banyak – dan apabila sudah mendapatkan mangsa – semakin banyak berkumpul – tampak seperti gumpalan ikan sarden atau ikan teri – menghitam.
Apa saja disambar dan secepat kilat diterkamnya. Pada tahun 1930-an ada beberapa rombongan ekspedisi yang sengaja menyelidki tingkah-laku ikan piranha ini.
Dalam percobaan – mereka menjatuhkan seekor kambing yang sengaja sedikit dilukai buat memancing bau dan warna darah bagi piranha. Dan segera ratusan piranha menerkam dan merobek-robek daging kambing itu.
Tak sampai satu jam – kambing tersebut hanya tinggal kerangka tulangnya saja!Ada lagi rombongan sapi yang menyeberangi sungai – kali yang tak berapa lebar – lalu ada seekor sapi yang terluka kakinya. Dan darah sapi tersebut memancing bau yang sangat diincar oleh piranha. Dan piranha yang sangat ganas itu bagaikan gelombang yang sangat ribut – berkecipak – lompat-melompat merobek daging sapi itu.
Dan dalam beberapa puluh menit saja – seekor sapi yang besar itu segera menjadi kerangka tulang yang dagingnya sudah hilang semua!
Sebaliknya penduduk Indian yang berdiam sepanjang batang sungai Amazone baik yang di Brazilia maupun yang di Venezuela – sering menangkap piranha ini – atau sengaja memancing atau menombak dan memburu piranha.
Apabila ada ikan piranha terkena pukat atau jala atau mata pancing – segera piranha itu diketok- dipukul kepalanya agar segera mati. Sebab piranha sangat berbahaya. Sedangkan ikan lainnya tidak diperlalukan begitu. Hanya khusus bagi ikan piranha yang ganas dan buas itu.
Biasanya pabila ada rombongan atau gerombolan piranha yang menyemut banyaknya – nelayan sepanjang sungai Amazone itu menghindarinya. Lebih baik tidak “mengadakan kontak” dengan para pengganas dan perompak-daging itu.
Ikan piranha terkenal ikan yang enak dagingnya. Ikan yang banyak tulangnya termasuk piranha ini – adalah termasuk yang enak dan lezat dagingnya.
Masakan cara orang Indian agar enak dan sesuai dengan jenis ikan ini – adalah digoreng dengan campuran mentega dan anggur putih – begitu katanya.
Ini bagi masarakat yang sudah masuk menu restoran. Bagi rakyat biasa sih cukup dipanggang biasa saja.Beberapa negara melarang mengimpor dan memasukkan ikan ini,- termasuk Indonesia. Sebab ikan piranha ini termasuk ikan perusak dan pemakan ikan lainnya – ganas dan buas.
Bentuk – perawakan piranha tidaklah sebagus ikan hias lainnya. Tetapi piranha bentuknya anggun – gagah – kukuh. Sedikit seperti ikan bawal atau ikan dorade atau ikan bulat. Belum apa-apa giginya dulu yang tampak – runcing dan tajam – cukup mengerikan kalau kita tahu bahwa itulah piranha yang ganas dan buas itu,-

Oscar

Guppy (Poecilia reticulata)
Guppy awalnya hidup di rawa air payau. Ikan ini berkembang biak dengan cara beranak sehingga pemijahannya tergolong mudah.
Induk jantan mempunyai warna yang cerah, tubuh yang ramping, sirip punggung yang lebih panjang, mempunyai gondopodium (berupa tonjolan memanjang di belakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal berupa sirip panjang.
Untuk indukan betina mempunyai tubuh gemuk, warna yang kurang cerah, sirip punggung kecil, sirip perut berupa sirip yang halus.Selain warna, bentuk dasar ekor ikan guppy juga bervariasi.
Guppy dibagi berdasarkan bentuk ekornya yaitu wide tail (ekor lebar), sword tail (ekor panjang), dan short tail (ekor pendek). Tiap varietas mempunyai 4 macam bentuk ekor. Varietas terbaru yaitu Ribbon/Swallow.
Ini merupakan varietas baru dari berbagai persilangan menyebabkan mutasi gen merupakan hasil dari kawin silang dari berbagai jenis ikan ini.
Guppy berkembang biak dengan cara beranak. Anak guppy yang baru lahir sudah langsung dapat berenang dengan baik. Hal ini terjadi karena proses pembuahan guppy secara internal yaitu perkawinan terjadi pada saat organ gondopodium yang terletak pada sirip anal dimasukkan ke dalam organ telur betina.
Guppy jantan yang akan mengejar betina siap kawin. Setiap kali perkawinan dapat dijadikan 3 kali kelahiran.
Waktu kelahiran berkisar 3 minggu dan seekor betina dapat menghasilkan 60 ekor burayak.Dengan memahami proses pembuahan sampai dengan kelahiran ikan guppy maka perlu dipakai suatu metode agar perkawinan guppy dengan mudah dapat diatur dan dikendalikan sesuai dengan keinginan kita.
Kelemahan dari pembudidayaan guppy adalah ketidaktelitian terutama yang menggunakan sistem kawin masal. Teknik yang digunakan dalam menghasilkan strain guppy yang unggul dalam dengan menghasilkan F4 atau biasa juga disebut dengan sistem line.
Untuk mencari guppy yang bagus biasanya dapat dicari dengan betina yang mempunyai bentuk ekor yang bagus. Sedangkan untuk jantan biasanya dicari warna yang paling cerah juga dominan.
Untuk guppy Ribbon, betina Ribbon sangat dominan, sedangkan untuk jantan tetap jantan normal, sehingga untuk mendapatkan guppy Ribbon jantan yang bagus masih diperlukan jantan normal. Sehingga untuk guppy ini bisa dijual per trio.
Cara Mengatasi Penyakit
PENYAKIT yang umum menimpa guppy adalah jamur. Perlu dipahami jamur tumbuh dengan cara yang berbeda dari bakteri. Jamur tumbuh dengan spora dan selalu tumbuh dengan kondisi tertentu.
Mereka berkembang mempunyai siklus tertentu berupa spora kemudian berubah menjadi organisme yang disebut miselium.Jamur ini dapat berkembang biak sangat cepat, berbentuk seperti benang/ulir dan membentuk jaringan-jaringan seperti lapisan yang tipis. Sedangkan bakteri yang biasa menyerang guppy adalah mycobacterium piscium, juga beberapa penyebab lainnya.
Perlu diperhatikan untuk melakukan pengobatan secara efektif harus melakukan diagnosa yang akurat, sehingga dapat mengatasi penyakit yang timbul. Penyakit yang umum menyerang ikan guppy adalah :
a. Saprolegnia.
Ciri-ciri ikan yang terserang adalah bercak-bercak putih pada kulit ikan. Perawatannya teteskan alkohol metapen dalam tempat sebanyak 2 tetes dalam satu galon air/4 1,12) liter air. Langkah selanjutnya berikan garam dan biarkan beberapa saat.Berikan hydrogen peroksida untuk membunuh bakteri yang melekat pada jaring ikan selama 15 sampai 30 detik. Atau bisa juga digunakan malachite green atau methyline blue atau acriflavin sebagai disinfektan.
Cara perawatan ikan yang terkena infeksi bakteri sebaiknya diberi tambahan ruang sebelum mengobati.
b. Penyakit Bengkak atau Bloat
Ikan tampak gelisah, badan tampak lebih besar karena kembung. Ini disebabkan karena peradangan usus ikan.
Isolasi ikan yang terkena, lalu masukkan ke dalam satu galon air yang telah dibubuhi 2 sendok penuh garam Inggris. Biarkan selama 4 atau 6 jam, kemudian tambahkan air selama 12 jam. Setelah sembuh dapat dikembalikan ke tempat asal.
c. Jamur Mulut
Ciri ikan yang terkena jamur mulut mudah dilihat dari warna putih yang terletak di depan mulutnya. Jamur putih tersebut merupakan koloni sangat besar yang menempel pada mulut ikan, sehingga menutup mulut ikan sampai tidak bisa bernapas dan makan dapat menyebabkan ikan mati.
Pengobatan menggunakan aureomycin 25 mg untuk 1 galon air tambahkan 1 tetes obat merah dan metopen 2 tetes.
d. Penyakit Insang
Ciri ikan yang terkena peradangan insang biasanya disebabkan oleh organisme virus. Ciri pada penyakit ini insang membuka, malas makan dan selalu di atas permukaan air.
Penyakit ini disebabkan oleh beberapa bakteri dan jamur dan paling sulit untuk diatasi.Ciri ikan ini jika mati insangnya tampak memerah dan membusuk lebih cepat dari badannya.
Beberapa cara yang sudah berhasil dilakukan adalah dengan memberikan metapen mercurochrome direndam beberapa saat secara bersamaan kemudian lakukan perawatan dengan menggunakan air garam dan memberikan tempat yang lebih besar dan luas.
e. Penyakit Kembung
Ciri-ciri ikan yang terkena peradangan perut antara lain ikan tampak sulit berenang ke dasar. Cara mengatasinya berikan 1 sendok teh garam Inggris tiap 1/2 liter air, dan rendam ikan selama 3 sampai 4 jam, kemudian pindahkan ikan ke dalam tempat yang ketinggian airnya 3 kali tinggi badan ikan. Masih ada beberapa penyakit yang sudah umum diketahui, misalnya kutu atau jarum.

Koki




Koki

Tentang Budidaya Mas Koki

Ikan mas Koki merupakan ikan yg dapat hidup pada kisaran suhu yg besar antara 10 celcius – 30 celcius dgn PH 7 – 7.5. Tentunya perubahan suhu dan PH tidak drastis karena dapat menyebabkan kematian ikan.
Kondisi optimal ikan koki dapat di capai pada Suhu 24-28 derajat celcius dgn PH sekitar 7.

Koki merupakan ikan yg cukup rentan penyakit hal ini disebabkan karena kondisi air pada tempat pemeliharaan ikan koki cepat menjadi kotor disebabkan oleh hasil buangan dari ikan koki yg banyak ( kotoran ). Ikan koki yg paling rentan terhadap penyakit adalah ranchu jenis top view. Ranchu Top View juga sangat sensitif terhadap obat2an ikan dan kondisi air. Pemeliharaan koki dgn tanaman air kurang direkomendasikan karena ikan ini suka merusak/memakan tanaman terutama tanaman yg berdaun kecil. Memelihara ikan koki bersama sama dgn ikan manvis memiliki benevit tersendiri, krn ikan manvis dpt menjadi predator bagi kutu yg terdapat pd koki.

Pemeliharaan pada air hijau dapat mencemerlangkan warna ikan koki.
yg dibutuhkan untuk PEMELIHARAAN DALAM AQUARIUM (INDOOR):
1. Filter=kapas,bioball,zeolit/arang. (mutlak diperlukan)
2. Aerator (mutlak diperlukan)
3. dekorasi dari tanaman plastik atau tanaman asli yg berbatang keras dan berdaun besar.
4. Lampu.
5. penggantian air 2 minggu sekali sebanyak 20-30%

yg dibutuhkan untuk PEMELIHARAAN DALAM KOLAM (OUTDOOR):
1. Filter bertingkat= kapas, lava rock/bioball/ceramic ring, zeolit/arang.
( jika tanpa penggunaan filter maka sebaiknya kondisi air sering di kontrol dan
penggantian dilakukan 2 kali seminggu sebanyak 20%)
2. Aerator ( dapat juga tanpa penggunaan aerator asalkan ada riak/arus air pada permukaan atau dibuat air mancur agar terjadi kontak antara air dengan udara, kepadatan ikan sebaiknya diperhatikan agar tidak terjadi persaingan oksigen).
3. Tutup atas= bisa dari seng plastik, asalkan tidak terkena matahari langsung untuk mencegah kenaikan suhu yg drastis pd siang hari, dan perubahan PH yg drastis pada musim penghujan.
4.penggantian air bisa sebulan sekali sebanyak 30% untuk menekan akumulasi nitrit.
5. Setiap 3 bulan sekali kolam dapat dibersihkan dari lumut dgn cara disikat dindingnya.

PEMBERIAN PAKAN:
1. kutu air disaring untuk burayak, 4-5 kali sehari.
2. cacing rambut, cacing darah untuk pembesaran 3-4 kali sehari.
3. Pelet, cacing rambut, cacing darah untuk koki dewasa 2 kali sehari.
5. Jentik nyamuk untuk masa2 pemijahan bagi koki yg berumur diatas 8 bulan, 3 kali sehari.
pemberian pakan sebaiknya secukupnya yg mampu dihabiskan dalam 5 menit agar tidak mengotori air. Pemberian yg berlebihan juga dapat menimbulkan gangguan gelembung renang (ikan berenang terbalik).

MENIPU IKAN AGAR MAU MEMIJAH
ikan koki pada umumnya mau memijah pada awal musim penghujan beberapa langkah untuk memijahkan ikan pada kondisi diluar itu adalah:
1. wadah 100cmx 50cm, ketinggian air 15 cm
2. setting suhu 28-30 celc, ph netral (sekitar 7)
3. pemijahan dengan 1 betina usia min 8 bulan, 3 jantan dengan usia yg sama.
4. masukkan tanaman eceng gondok atau jumbut tali plastik sebagai media menempelnya telur.
5. beri pakan Cuk 3 kali sehari selama 1-2 minggu.
6. tambahkan air setiap pagi hari setinggi 1 cm selama 1-2 minggu utk menimbulkan efek hujan.
7. Gunakan aerator dgn kekuatan yg lemah agar tidak menimbulkan arus yg kuat pada air.
8. pemijahan umumnya terjadi pada subuh hari dan telur akan mulai tampak pada pagi hari, segera pisahkan induk dari telur agar telur tidak dimangsa oleh induknya.

YANG PATUT DIHINDARI:
1. Jumlah ikan yg terlalu padat
2. pemberian pakan berlebihan
3.pemberian pakan pada subuh hari.
4. memasukkan dekorasi yg dapat membahayakan ikan spt batu karang, barang barang dari tembaga dan logam dan barang2 kasar lainnya. Logam dan tembaga dapat mencemari air dan berbahaya bagi ikan.
5.arus yg terlalu keras
6. mencampur koki dgn ikan agresif
7. penggunaan bahan kimia ( obat2an ikan spt blitz icht) pada akuarium utama, sebaiknya ikan yg sakit dikarantinakan.
8. penerangan yg terus menerus selama 24 jam, krn dpt memicu pertumbuhan lumut.
9.memberi pakan alami yg belum disterilkan ( direndam dalam larutan garam dan dicuci bersih) krn dpt membawa bibit penyakit.

YANG PATUT DILAKUKAN:
1. sering cek kondisi air, lakukan penggantian jika perlu.
2. karantinakan yg sakit
3. Untuk penyakit pd stadium msh ringan gunakan garam ikan, cobalah utk menhindari penggunakan obat2an kimia kecuali jika memang diperlukan.
4. jaga selalu suhu dan ph air agar tetap stabil.
5. sayangi dan rawat baik2 ikan anda krn sekecil bagaimanapun, mereka adalah mahluk hidup bedanya hanya masalah intelektual mrk berdasarkan insting ”

Lohan

Kelas: Actinopterygii
Order: Perciformes
Famili: Cichlidae
Genus: Amphilophus
Spesies: A. trimaculatus
Ikan Lou han (bahasa Inggeris: Flowerhorn) dikatakan berasal dari negeri China. Luo han pertama kali muncul di Malaysia sekitar tahun 1996-1997. Pada ketika itu ia dipercayai daripada keturunan Amphilophus trimaculatus.

Setelah beberapa generasi, bentuk ikan ini berubah daripada induk asalnya. Selepas itu penternak ikan mula mengacuk ikan tersebut dengan Blood Parrot yang merupakan hibrid dari C. citrinellum X C. synspilum. Dari hasil kacukan silang inilah lahir baka Luo han yang dikenali masa kini.

Pada awalnya, hasil silangan tersebut tidak diterima secara meluas, tapi setelah dilakukan “penyempurnaan” maka terhasil bentuk dan corak warna yang disukai. Kemudian ikan tersebut diberi nama “Flowerhorn” atau “Luohan”. Proses pemilihan dan kacukan terus berlangsung sehingga dihasilkan pelbagai jenis Luo Han dengan beraneka warna dan corak.

Cupang nan indah


Berminat memelihara cupang hias?
Untuk mendapatkan jenis yang baik, ada beberapa saran untuk itu. Peliharalah yang masih bakalan (muda). Asalkan tidak cacat, berkelamin jantan, sehat dan lincah. Perhatikan pula warna tubuhnya yang harus cemerlang, warnanya harmonis, merata, baik di tubuh dan siripnya, serta bermental baja.

Menurut pengalaman para pakar, untuk memperoleh bakalan cupang hias yang baik memang tidak sesulit mendapatkan bakalan cupang aduan. Sebab cupang hias lebih mudah dilihat kelebihan fisiknya ketimbang jenis aduan yang kudu dinilai juga gaya bertarungnya, pukulan andalannya dan perilaku lain yang kadang susah ditebak jika tak melihat sendiri. Sementara cupang aduan belum dijamin kualitasnya hanya dengan melihat sosoknya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: